
“Peningkatan produksi LPG ini adalah capaian yang luar biasa. Sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk swasembada energi. Dengan adanya tambahan produksi LPG, maka kita mampu mengurangi impor LPG untuk menjaga ketahanan energi nasional. Kami apresiasi kerja keras Pertamina EP. Keberhasilan ini adalah keberhasilan semua,” kata Bambang.
Senior Manager Prabumulih Field, Muhammad Luthfi Ferdiansyah menyatakan bahwa upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi adalah optimasi produksi di sumur BRG-40 dan BRG-41, on stream project lowering pressure, dan perubahan pola operasi gas di struktur Karangan.
Selain itu akan ada inisiatif berupa modifikasi jalur penyaluran gas, sehingga diharapkan masih ada tambahan produksi LPG pada akhir tahun 2025. Rencana ini membutuhkan kerja sama serta dukungan yang masif dari seluruh pihak. (Rif)