160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Kepala BPI Danantara Menghadap Presiden, Bahas Proyek Hilirisasi

Presiden Prabowo Subianto menerima Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani di Hambalang, Bogor, pada Minggu sore, 4 Januari 2026. (Foto: BPMI Setpres)
750 x 100 PASANG IKLAN

Lokasi industri katoda baterai EV yang ditawarkan terletak di zona Heavy Industry Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah. KITB merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikelola PT Kawasan Industri Terpadu Batang.

Kawasan ini menyediakan utilitas dasar lengkap dan berorientasi keberlanjutan, seperti energi terbarukan, pengelolaan Water Treatment Plant (WTP), Wastewater Treatment Plant (WWTP) & Sewage Treatment Plant (STP), serta infrastruktur ramah lingkungan. Selain itu, tersedia fasilitas hunian bersertifikasi Greenship Neighborhood dan akses logistik efisien melalui Tol Trans Jawa dan Jalan Nasional Pantura.

2. Smelter Nikel Cobalt – Sulfat Industry For Batteries

Desa Lawaki, Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, memiliki potensi untuk menjadi pemasok bahan baku industri baterai Indonesia maupun dunia dengan kekayaan bijih nikel kadar rendah atau limonit. sumberdaya mineral nikel di Kabupaten Kolaka Utara sebesar ± 500 juta ton, dengan cadangan yang berasal dari 8 IUP di sekitar Kabupaten Kolaka Utara sebesar 159 juta ton (update: RKAB Dinas ESDM, Oktober 2020).

750 x 100 PASANG IKLAN

Sumberdaya mineral nikel ini dapat menunjang operasi smelter dengan produk Mixed Sulfide Precipitate (MSP), dengan kadar nikel 0,9 sampai 1,5 sementara kobalt dari 0,04 hingga 0,1. Teknologi yang digunakan adalah Hidrometalurgi High Pressure Acid Leaching (HPAL) dengan kapasitas produksi MSP sebesar 144.000 ton per tahun dan membutuhkan input produksi sebesar 4,3 juta ton bijih nikel limonit per tahun.

3. Industri Motor Listrik untuk Kendaraan Listrik

Proyek industri motor listrik untuk kendaraan listrik merupakan salah satu proyek strategis yang akan mewujudkan kemandirian ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan prospek investasi menjanjikan di masa mendatang dan mampu mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

Proyek investasi prioritas ini menawarkan pembangunan fasilitas produksi dan penunjangnya, serta Research and Development (R&D) untuk motor listrik jenis Brushless Direct Current (BLDC) dengan lahan seluas 6 ha dan berlokasi di dalam salah satu kawasan industri terbaik se-Asia Tenggara, yaitu Greenland International Industrial Center (GIIC) di Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

750 x 100 PASANG IKLAN

Kawasan yang memiliki luas area pengembangan 2.000 ha ini dilengkapi dengan fasilitas dan infrastruktur bertaraf internasional. Antara lain fasilitas pengolahan air bersih dan air limbah, suplai listrik dengan layanan premium dan alternatif sumber energi terbarukan, pasokan gas, serta jaringan telekomunikasi dan fiber optik yang sangat memadai.

Dengan kapasitas produksi motor BLDC untuk kendaraan listrik roda dua yang mencapai 96.000 unit per tahun dan motor BLDC untuk kendaraan listrik roda empat sebesar 12.000 unit per tahun, diperkirakan proyek investasi berkelanjutan ini akan berkontribusi positif memenuhi kebutuhan motor listrik untuk kendaraan listrik roda dua sejumlah 2,7 juta unit dan motor listrik untuk kendaraan listrik roda empat sebesar 660 ribu unit pada tahun 2030 di Indonesia.

Proyek ini juga untuk  mendukung target pengembangan industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dari Pemerintah Indonesia.

4. Industri Fatty Acid

750 x 100 PASANG IKLAN

Industri hilirisasi agro kelapa sawit berupa fatty acid (KBLI 20115) merupakan salah satu turunan dari oleokimia yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, mengingat provinsi tersebut memiliki perkebunan kelapa sawit seluas 1.208.697 ha dengan kapasitas produksi CPO 3,8 juta ton per tahun. Secara global konsumsi produk berbasis fatty acid dunia saat ini tumbuh sekitar 7 persen per tahun dengan kapasitas produksi yang cenderung tetap selama beberapa tahun terakhir.

Adapun demand Asia sebesar 6,6 juta ton per tahun dan Uni Eropa sebesar 1,7 juta ton per tahun. Namun, pemenuhan kebutuhan fatty acid tersebut baru mencapai 4,5 juta ton per tahun, sehingga terdapat peluang pasar fatty acid sebesar 3,8 juta ton per tahun.

5. Industri Pengolahan Logam Tembaga

Indonesia memiliki bahan baku copper cathode yang besar, mencapai 1,1 juta ton pada tahun 2026. Bahan baku ini hanya bisa diolah 50 persen saja di dalam negeri, sehingga Indonesia mengalami surplus bahan baku dan impor produk jadi seperti copper rod dan copper tube.

Industri hilirisasi logam tembaga ini nantinya akan diarahkan untuk memproduksi tiga produk akhir dengan bahan baku utama berupa katoda tembaga sebanyak 400.000 ton per tahun. KBLI yang digunakan adalah 24203 (Industri Penggilingan Logam Bukan Besi) dan 46620 (Perdagangan Besar Logam dan Bijih Logam).

Industri Pengolahan logam tembaga akan dibangun di Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). JIIPE merupakan suatu kawasan industri terintegrasi yang terletak di Kabupaten Gresik. JIIPE telah berstatus sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik melalui Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2021, yang disahkan pada tanggal 28 Juni 2021, sehingga pendirian industri di dalam JIIPE akan memberikan banyak keuntungan baik dari segi insentif (fiskal dan non-fiskal) maupun kemudahan dalam perizinan.

Kegiatan utama di KEK Gresik berupa industri metal, kimia, elektronik, energi, pendukung dan logistik. Dengan lebih dari 3.000 ha, luasan lahan yang dibagi menjadi tiga bagian, yakni 1.761 ha lahan industri, 406 ha lahan pelabuhan, dan 800 ha lahan perumahan.

Pages: 1 2 3
750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 PASANG IKLAN
DELTA SYSTECH INDONESIA

Tutup Yuk, Subscribe !